Pengungkapan kasus sate beracun yang sempat menghebohkan publik kembali membuka fakta mengejutkan. Pelaku berinisial NA, yang merupakan menantu dari Bu Aminah, diketahui menggunakan akun ojek online (ojol) fiktif saat mengirimkan paket sate yang telah dicampur racun.
Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Bantul, terungkap bahwa pelaku sengaja membuat skenario pengiriman agar identitasnya tidak terlacak. Paket sate tersebut ditujukan kepada Bu Aminah, namun justru dikonsumsi oleh anggota keluarga lain hingga menyebabkan seorang anak meninggal dunia.
Baca Juga: Bocah Tewas Diduga Diserang Anjing Pemburu di Bogor, Polisi Periksa Pemilik dan Pemburu↗
Jaksa mengungkapkan, pelaku yang saat itu tidak memiliki pekerjaan tetap berupaya menyembunyikan jejak dengan menggunakan identitas palsu saat memesan layanan pengiriman. Modus tersebut dilakukan agar penerima tidak mengetahui siapa pengirim sebenarnya.
Kasus ini bermula dari motif pribadi yang berkaitan dengan hubungan pelaku dan keluarga korban. Sate yang telah dicampur zat beracun dikirim ke rumah Bu Aminah melalui perantara pengemudi ojol yang tidak mengetahui isi maupun tujuan sebenarnya dari paket tersebut.
Baca Juga: Rupiah Rebound di Pengujung Pekan, Sempat Tembus Level 18.100 per Dollar AS↗
Perkara yang sempat menjadi perhatian nasional itu kini memasuki tahap persidangan lanjutan. Pengadilan masih mendalami berbagai keterangan saksi dan bukti yang diajukan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa secara lengkap.
source: Menantu Pengangguran Pakai Akun Ojol Fiktif Kirim Sate Beracun ke Bu Aminah↗

