Melihal hal itu, Pemprov DKI berencana menambah anggaran melalui APBD Perubahan yang akan dibahas pada pertengahan tahun.
"Selisih anggaran ↗sekitar Rp1,1 triliun akan dimasukkan dalam APBD Perubahan, sehingga layanan Transjakarta tetap sama dengan 2025 sampai akhir tahun," ucapnya.
Gubernur ↗DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya mengungkapkan wacana kenaikan tarif Transjakarta sebagai dapat pemotongan transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.
Ia mengaku telah mendengar adanya usulan dari masyarakat tarif naik menjadi Rp5 ribu hingga Rp7 ribu.
"Saya juga mendengar rata-rata mereka mengusulkan di media saya itu antara Rp5.000 sampai Rp7.000, rata-rata. Tetapi kami akan memutuskan sesuai dengan nanti apa yang menjadi kemampuan masyarakat," ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (29/10/2025) lalu.

