Pembatalan sejumlah penerbangan maskapai ↗rute Timur Tengah berdampak pada calon penumpang ↗di Bandara Internasional Soekarno↗-Hatta, Tangerang, Minggu (1/3). Sejumlah penumpang mengaku kecewa dan pasrah karena tidak memperoleh pemberitahuan ↗sebelumnya terkait pembatalan tersebut.
Berdasarkan pantauan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, sejumlah penumpang tampak mendatangi konter informasi maskapai untuk memastikan jadwal keberangkatan mereka.
Sebagian lainnya memilih bertahan di area ruang tunggu keberangkatan, bahkan hingga beristirahat di kursi-kursi terminal sambil menunggu kepastian.
Nur Iman, penumpang tujuan Kuwait, mengatakan dirinya dijadwalkan terbang ke Kuwait dengan transit di Doha, Qatar menggunakan maskapai Qatar Airways. Namun, ia mengaku tidak menerima informasi pembatalan dari pihak maskapai.
"Biasanya maskapai menelepon jika ada perubahan jadwal penerbangan. Tapi kali ini tidak ada informasi. Bahkan tadi pagi kami masih bisa check-in melalui penerbangan Garuda Indonesia karena Garuda merupakan mitra Qatar," ujarnya
Ia mengaku masih menunggu kepastian dari maskapai terkait opsi penjadwalan ulang atau kebijakan lainnya.
Sementara penumpang tujuan Doha, Qatar, Ashabul Yamin, mengaku telah melakukan check-in sejak Sabtu (28/2) sore. Namun, penerbangannya mengalami penundaan berulang kali sebelum akhirnya dibatalkan.
"Sempat beberapa kali delay. Awalnya dua jam, lalu ditunda lagi sampai menunggu jadwal penerbangan hari berikutnya, itu pun belum ada kepastian," kata Yamin.
Sejumlah penerbangan dari dan menuju wilayah Timur Tengah dibatalkan menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

